Powered By google

Sabtu, 04 Desember 2010

KAJIAN SURAH AL KAHFI

Al-Kahfi :23
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, 
Al-Kahfi:24
kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah" [879]. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini".

KETERANGAN:
Suatu teguran utk kita bahwa kita tidak boleh memastikan suatu hal thd hari esok dengan sebuah perkataan, semisal: iya besok aku datang. yg mana kita tidak akan pernah ketahui apa yang akan terjadi pada hari esoknya [masih hidup atau sudah meninggal kita tidak tahu], maka Allah memerintahkan untuk mengatakan segala perkiraan kita dihari esok dg mengawali perkataan: "Insya Allah" : Insya Allah besok aku datang ke acara pernikahanmu--Insya Allah besok aku masuk sekolah, dll. 

Al-Kahfi:27
Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Qur`an). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya.

KETERANGAN:
Kita harus yakin bahwa Allah sangat menjaga kalimat-kalimatNya, maka yang mengatakan kalimat dalam ayat2 Quran ada yang mau merubahnya dialah orang2 yg sesat hatinya dan dangkal pengetahuannya tentang Ilmu Allah.

Al-Kahfi:29
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

KETERANGAN:
Kebenaran adl dari Allah, maka jangan pernah merasa hebat bisa menyiarkan suatu kebenaran, semua itu adl campur tangan Allah, dan bila kita bisa mensiarkan suatu kebenaran maka itu tak lain adalah Allah menunjuk kita sebagai orang yang menyiarkan tentang kebenaran diri-Nya.

Al-Kahfi:46
 Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.

Al-Kahfi:50
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam [884], maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.

Al-Kahfi:53
 Dan orang-orang yang berdosa melihat neraka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling dari padanya.

Al-Kahfi:54
 Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Qur`an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

Al-Kahfi:57
 Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.

KETERANGAN:
Berhati2lah jika kita sudah ditegur Allah dg jalan-Nya Allah, maka segeralah bertaubat dan menyerahlah padaNya dg memelas rahmat-Nya. janganlah sekali2 diantara Qt menyia2kan teguran Allah, kendati kita belum tentu ditegur lagi, bisa jadi kita akan seperti golongan yg difirmankan Allah di surat Kahfi ayat 57

Al-Kahfi:58
 Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Al-Qur'an Wal Hadits Ala Fahmi Salaf

Manhaj salaf adalah satu-satunya manhaj yang diakui kebenarannya oleh Allah ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena manhaj ini mengajarkan pemahaman dan pengamalan islam secara lengkap dan menyeluruh, dengan tetap menitikberatkan kepada masalah tauhid dan pokok-pokok keimanan sesuai dengan perintah Allah ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah berfirman:(lihat QS.At Taubah: 100)/(Qs. Al Baqarah: 137)Dalam hadits yang shahih tentang perpecahan umat ini menjadi 73 golongan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Semua golongan tersebut akan masuk neraka, kecuali satu golongan, yaitu Al Jama’ah“. Dalam riwayat lain: “Mereka (yang selamat) adalah orang-orang yang mengikuti petunjukku dan petunjuk para sahabatku.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ad Darimy dan imam-imam lainnya, dishahihkan oleh Ibnu Taimiyyah, Asy Syathiby dan Syaikh Al Albany. Lihat “Silsilatul Ahaaditsish Shahihah” no. 204) Maka mengikuti manhaj salaf adalah satu-satunya cara untuk bisa meraih keselamatan di dunia dan akhirat, sebagaimana hanya dengan mengikuti manhaj inilah kita akan bisa meraih semua keutamaan dan kebaikan yang Allah ta’ala janjikan dalam agama-Nya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sebaik-baik umatku adalah generasi yang aku diutus di masa mereka (para sahabat radhiyallahu ‘anhum), kemudian generasi yang datang setelah mereka, kemudian generasi yang datang setelah mereka.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)